Tips Memilih Rumah Idaman Untuk Keluarga


tips memilih rumah baru, tips memilih rumah kontrakan, tips memilih rumah kpr, tips memilih rumah pertama, tips memilih rumah subsidi, tips memilih rumah tinggal,


Rumah Murah Malang - Membeli rumah merupakan salah satu prioritas bagi setiap pasangan muda  yang baru melalui masa menikah. Namun banyak orang peka bahwa perkara membeli rumah bukanlah suatu  perkara yang dapat  dibilang mudah. Mulai dari mendiskusi hal tersebut bersama  dengan pasangan,  mengumpulkan banyak informasi dan mencari beragam informasi dan tips membeli rumah sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan. Jangan sampai karena kurang matang dalam perencanaan meliputi hitungan/ kalkulasi  serta informasi, apa yang seharusnya  menjadi rumah idaman, malah menjadi tempat tinggal yang kurang nyaman untuk ditinggali.

Berikut terdapat  beberapa tips sebelum  membeli rumah :

Buat Perencanaan yang Matang
Membuat list dan rencana denga teliti merupakan hal yang dapat dikatakan sepele tapi jika dilakukan akan sangat bermanfaat. Disamping lebih mengehemat tenaga juga menghemat waktu yang Anda miliki, sebab segala sesuatunya telah terschdule dengan baik.

Kalkulasikan Dengan Baik
Urusan beli rumah merupakan urusan jangka panjang. Sebaiknya  Anda lebih teliti untuk mengkalkulasikan  ongkos dan biaya yang akan dikeluarkan secara total untuk rumah baru yang ingin Anda beli. Kalkulasikan semuanya  termasuk uang muka, besaran uang cicilan per bulan, pajak, bunga jangka panjang, asuransi, dan utilitas lainnya, mulai dari pemasangan infrastruktur, ongkos pulang – pergi, atau ongkos-ongkos perbaikan yang diperlukan.

Catatan : jangan  terlalu tergiur akan iklan cicilan murah per bulan,perhatikan sebab biasanya hal tersebut  ternyata ada tambahan biaya lain yang belum terhitung dan begitu dijumlah angkanya menjadi luar biasa. Hitunglah dengan membayangkan Anda dan keluarga akan menempati rumah itu dalam waktu bertahun-tahun, lalu sesuaikan dengan budget rumah tangga. Upayakan batasannya adalah tidak lebih dari 30 persen pendapatan Anda maupun gabungan pendapatan Anda dan pasangan.

Lakukan Riset
Jika Anda memilih membeli rumah dengan sistem cicilan atau KPR, jangan lelah untuk riset dan membandingkan tawaran KPR yang disediakan oleh beberapa bank. Upayakan menghitung tawaran bunga pinjaman dengan cermat. Terutama soal skema yang dipilih, apakah menggunakan bunga tetap, fluktuatif, dan lainnya. Jangan ragu juga bertanya soal faslitas pinjaman yang bisa diberikan oleh bank kepada Anda.


Pastikan Rekam Jejak Kredit yang Baik
Merupakan suatu hal yang paling penting untuk diperhatikan ialah memastikan rekam jejak kredit dengan baik. Agar mudah memperoleh pinjaman atau kredit. Mengapa? Sebab proses KPR dan pencairan pinjaman dana bisa jadi berbelit jika Anda mempunyai riwayat pelunasan utang yang buruk sebelumnya. Terutama untuk Anda yang pernah memiliki problem dengan kartu kredit atau kredit tanpa agunan sebelumnya. Anda harus memastikan sudah membereskan masalah utang atau tidak memiliki beban utang yang tinggi sebelum mengajukan kredit rumah. Sebab penyedia dana akan selalu melihat dan menghitung rasio utang Anda. Jika terlalu tinggi, maka akan makin rendah kemungkinan persetujuan pinjaman untuk membeli rumah.

Teliti Dalam Membaca  Kontrak
 Mengharuskan Anda untuk cermat dalam membaca berbagai macam kontrak atau surat-menyurat dan dokumen. Baik kontrak yang disediakan peminjam dana atau agen penjual rumah Anda. Jika ada istilah yang tidak Anda mengerti, tanyalah sampai jelas. Sementara bila ingin mengubahnya, gunakanlah hak Anda untuk bernegosiasi. Apabila agen atau bank masih keberatan menjelaskan, banyak pakar merekomendasikan agar Anda mengganti bank atau agen tersebut. Sebab masih banyak yang ingin menjalin transaksi secara lebih terbuka dengan Anda.

Survey dan Pelajari Lingkungan Rumah
Perlu diingat bahwa rumah yang akan Anda tempati nantinya adalah untuk membesarkan anak dan keluarga Anda. Pastikan Anda sudah survei ke lokasi dan mengetahui secara pasti calon lingkungan maupun tetangga Anda nantinya. Sesuaikan dengan pola hidup yang Anda impikan bersama keluarga nantinya.

Jangan Lupa Perangkat Rumah
Sisihkan sebagian biaya untuk membeli perangkat dan isi rumah. Tips membeli rumah yang satu ini memang terlihat simpel, namun tidak kalah penting. Setidaknya Anda menyiapkan sekitar Rp100 juta untuk mengisi rumah atau bisa lebih rendah jika Anda memprioritaskan barang-barang tertentu, seperti tempat tidur, kamar mandi, dan dapur. Jangan sampai sesudah memiliki rumah tapi tidak bisa mengisinya.

Jangan Menunggu Pasar
Pergerakan pasar properti serba tak pasti. Jangan pernah menunggu pasar turun atau suku bunga turun. Jika nilai rumahnya memang cocok dan masuk hitungan Anda, jangan ragu untuk membeli. Menurut HGTV, jika terlalu lama menunggu kondisi ekonomi yang serba tak pasti, bisa jadi Anda kehilangan kesempatan memiliki rumah terbaik.

Besar Bukan Berarti Lebih Baik
Memilih rumah pada intinya adalah menyesuaikan. Jadi jangan terpaku pada ukuran yang besar. Lihat lingkungan Anda baik-baik, jika rumah besar itu adalah satu-satunya di sana, kemungkinan untuk laku dijual kembali dengan harga tinggi sangatlah kecil.

Sedikit Tips membeli rumah yang dapat dijadikan acuan bagi Anda, namun tak kalah penting adalah selalu mengingat bahwa Anda sedang memilih rumah, bukan mengencaninya. Jadi jangan terpikat hal-hal emosional seperti halaman belakang yang bagus, cat yang menarik, dan hal lain yang sifatnya personal. Bagaimana pun rumah adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang, nilainya ditentukan dari lokasi, struktur, dan hal lain yang bisa membuat nilai rumah semakin naik.


0 Komentar